Almond Avocado Coffee Cake ini dibuat tanpa menggunakan tepung, mentega maupun telur, sehingga menghasilan camilan rendah kalori. Sangat pas untuk yang sedang berdiet tapi ingin camilan manis tanpa merasa berdosa.
Campuran bahan dasar dari kacang almond, avocado, bubuk dan biji kopi pilihan, yang kaya akan serat dan nutrisi, memasukkan kue ini ke dalam kategori makanan dan camilan sehat.
Rasa manis pada kue ini didapat dari manis alami kurma atau madu, yang jauh lebih sehat dari pada gula pasir.
Sedangkan sebagai pengganti tepung untuk perekat kue dapat menggunakan chia seed atau flax seed.
Seperti biasa sebelum membahas cara pembuatan kue ini, penulis akan membahas beberapa hal dari bahan dasar yang digunakan. Dari mulai mengenal produknya, kandungan nutrisi serta manfaat yang bisa didapat.
Berikut masing-masing ulasan tentang kacang almond, avocado dan biji kopi.
Almond
Almond adalah salah satu kacang yang populer dan cukup mudah didapatkan. Almond cincang sering dipakai sebagai taburan pada oatmeal atau roti gandum dalam menu sarapan pagi.

Memiliki nama latin Prunus dulcis, almond masih termasuk satu klasifikasi dengan buah persik dalam subgenus Amygdalus.
Mengenal almond
Almond adalah buah berbiji dengan cangkang keras dibagian luarnya, dan daging buah berbentuk biji dibagian dalamnya yang dapat dimakan. Makanya almond sering disebut sebagai kacang dari pada buah.
Buah ini memiliki nama lain buah badam atau buah amandel karena bentuknya yang mirip seperti amandel.
Tanaman ini berasal dari Timur Tengah dan India. Tumbuh baik di daerah yang beriklim mediterania, dengan musim panas yang kering, dan musim dingin yang basah.
Pohon almond memiliki tinggi antara 4-10 meter, dengan diameter batang utama mencapai 30 cm. Bentuk daun bergerigi dengan bunga berwarna putih semburat merah muda.
Pada awal pertumbuhan, ranting pohon ini berwarna hijau, lalu berubah menjadi abu-abu pada tahun berikutnya. Ranting muda pohon almond dapat berubah menjadi keunguan pada saat terkena sinar matahari.
Dari daerah asalnya, almond kemudian menyebar ke Afrika Utara, wilayah selatan Eropa dan ke Amerika.
Pohon ini berbuah setelah berusia 5 tahun. Buah almond memiliki panjang 3.5-6 cm. Selubung luar buah almond sangat berbeda dengan tanaman jenis Prunus lainnya yang biasanya berdaging seperti persik atau ceri.
Exocarp buah ini merupakan mantel tebal dan kasar, dengan warna abu-abu hijau. Didalamnya, yaitu bagian endocarp ada cangkang reticulated yang keras berkayu. Di dalam endocarp ini lah buah almond yang berbentuk biji terdapat, bentuknya menyerupai kacang.

Ada dua jenis buah almond yang dibudidayakan untuk dikonsumsi, yang satu untuk dimakan, sedangkan yang lain diproduksi sebagai minyak.
Almond yang dibudidayakan sebagai makanan adalah almond manis dengan nama latin Prunus amygdalu varietas dulcus, sedangkan yang diproduksi untuk minyak adalah almond pahit dengan nama latin Prunus amygdalu varietas amara.
Kandungan dalam almond
Almond sering dibuat sebagai kudapan bersama kue kering, kue basah atau es krim. Teksturnya yang renyah, enak dan lezat sangat disukai oleh semua kalangan.
Di dalam dunia kesehatan dan kecantikan, almond sering digunakan sebagai camilan sehat karena kaya akan nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh.
Berikut rangkuman kandungan nutrisi dari setiap 100 gram buah almond yang dikutip dari idnMedis :
| Vitamin E | 26.2 mg |
| Mangan | 2.3 mg |
| Lemak Jenuh | 3.7 gram |
| Lemak Tak Jenuh Tunggal | 30.9 gram |
| Lemak Tak Jenuh Ganda | 12.1 gram |
| Asam Lemak Omega Ω6 | 12.06 gram |
| Serat | 12.2 gram |
| Gula | 3.9 gram |
| Magnesium | 268 mg |
| Riboflavin | 1 mg |
| Tembaga | 1 mg |
| Fosfor | 484 mg |
| Protein | 21.2 gram |
| Kalori | 575 kkal |
Manfaat almond
Buah ini mempunyai manfaat yang luas untuk kesehatan dan sering digunakan sebagai solusi alami menjaga kesehatan jantung, kesehatan otak, mengendalikan diabetes, mengatasi sembelit, penyakit pernafasan, batuk, anemia hingga impotensi.

Mengkonsumsi almond juga dipercaya dapat menjaga kesehatan rambut, kulit dan gigi.
Berikut rangkuman manfaat yang didapat dari almond :
1. Menurunkan kadar kolesterol jahat Asam lemak tak jenuh yang dikandung dapat membantu mengurangi resiko gangguan jantung, hipertensi dan stroke. 2. Mencegah kerusakan sel Kandungan vitamin E yang tinggi pada buah ini dapat membantu menjaga elastisitas kulit, membantu regenerasi sel kulit mati sehingga membuat kulit terlihat lebih sehat dan cerah. 3. Mengendalikan kadar gula darah Buah almond rendah karbohidrat, tinggi asam lemak sehat, serat dan magnesium, sehingga menjadi pilihan tepat bagi mereka penderita diabetes. Magnesium adalah mineral penting yang dibutuhkan tubuh untuk pengendalian gula darah. 4. Mengurangi rasa lapar Dengan jumlah protein dan serat yang tinggi didalamnya, dalam sebuah penelitian, mengkonsumsi almond 43 gram perhari dapat menekan rasa lapar. 5. Menurunkan berat badan Sekitar 10%-15% kalori pada almond tidak dapat diserap tubuh karena kandungan beberapa nutrisinya yang sulit dicerna. 7. Sebagai pelembab kulit dan minyak urut Minyak almond yang dihasilkan dari pengolahan kernelnya dapat digunakan sebagai zat emolien (pelembab kulit) dan dapat digunakan untuk melumasi kulit selama sesi pijat.
Efek samping almond
Mengkonsumsi almond dalam takaran wajar dapat memberikan manfaat kesehatan pada tubuh manusia. Akan tetapi dalam jumlah yang terlalu banyak akan memberikan dampak buruk.

Berikut rangkuman dampak negatif yang dapat terjadi jika mengkonsumsi terlalu banyak almond :
1. Alergi Sama seperti jenis kacang-kacangan yang lain, almond juga dapat menimbulkan efek alergi bagi mereka yang rentan dan alergi terhadap kacang. 2. Interaksi obat Almond mengandung Mangan yang dalam jumlah tinggi dapat memberikan interaksi negatif terhadap obat yang dikonsumsi, seperti antasida, laxative, obat tekanan darah tinggi dan antibiotik. 3. Overdosis vitamin E Terlalu banyak vitamin E di dalam tubuh dapat menimbulkan tubuh lemas, penglihatan tidak jelas, nyeri kepala, diare dan perut kembung. 4. Masalah pencernaan Karena kandungan seratnya yang tinggi, jika terlalu banyak mengkonsumsinya akan dapat menimbulkan gejala konstipasi dan perut kembung karena tubuh tidak dapat mencerna serat. Saat mengkonsumsi almond pastikan mengkonsumsi air putih yang cukup. 5. Jangan konsumsi almond mentah Almond mentah berpotensi mengandung bakteri jahat yang dapat menggangu sistem pencernaan. Itu sebabnya banyak pakar selalu menganjurkan mengkonsumsi almond yang sudah dalam bentuk olahan atau yang sudah dipanggang.
Peggunaan almond
Dipasaran almond dijual dalam dua bentuk utama, yaitu yang mentah dan yang sudah dipanggang.
Almond yang baik adalah yang bijinya masih utuh, beraroma kacang dan berasa manis. Sedangkan jika didapat sudah beraroma tengik, menunjukkan kualitas yang buruk.
Dalam prakteknya, almond dapat dimanfaatkan dan digunakan dalam beberapa hal, antara lain :
- Untuk kuliner
- Dibuat sebagai susu almond
- Dibuat tepung almond
- Dibuat sebagai sirup
Kuliner
Sebagai kudapan, almond dapat dimakan begitu saja baik dalam kondisi mentah maupun dipanggang. Potongan-potongan buah ini sering digunakan sebagai hiasan dari kue, atau sebagai taburan saat mengkonsumsi hidangan sarapan atau makanan penutup.

Susu almond
Almond dapat diolah menjadi susu yang cocok bagi para vegan dan intoleran terhadap laktosa. Tekstur kacang yang lembut, rasa yang enak akan sangat disukai bagi golongan ini.
Tepung almond
Almond yang mengandung polifenol pada kulitnya dapat dibuat sebagai tepung sebagai alternatif tepung bebas gluten pengganti tepung gandum.
Sirup almond
Sirup ini hanya dibuat dari emulsi almond manis dan tidak dari jenis almond pahit, karena almond pahit mengandung sianida yang berbahaya untuk tubuh manusia. Sirup almond ini biasanya dibuat dengan sirup barley sebagai salah satu bahan penting dalam produksi Mai Tai dan banyak minuman Tiki lainnya.

Avocado
Avocado atau lebih dikenal dengan nama alpukat, memiliki nama latin Persea americana berasal dari tempat suku Aztec di daerah Mexico, Amerika Tengah.
Buah ini awalnya diperkenalkan oleh pimpinan pasukan Spanyol, Martin Fernandez de Enciso, pada tahun 1519 kepada orang-orang Eropa. Sejak saat ini lah buah alpukat mulai disebar dan dikenal dunia.

Mengenal avocado atau alpukat
Pohon alpukat bisa tumbuh mencapai 20 meter, buahnya berbentuk bulat lonjong seperti buah pear.
Buahnya bertipe buni, memiliki kulit lembut mengkilat tak rata, berwarna hijau tua hingga ungu kecoklatan, tergantung varietasnya.
Daging buah alpukat berwarna hijau muda di dekat kulit, dan kuning muda di dekat biji, dengan tekstur yang lembut.
Tanaman alpukat pertamakali masuk ke Indonesia diperkirakan pada abad ke-18. Namun secara resmi, baru ditahun 1920-1930 Indonesia mengintroduksi sekitar 20 varietas alpukat dari Amerika Tengah dan Amerika Serikat guna mendapatkan jenis varietas unggulnya, demi meningkatkan gizi masyarakat yang tinggal di dataran tinggi.
Berdasarkan sifat ekologis, tanaman alpukat dibagi menjadi 3 ras, yaitu :
- Ras Mexico
- Ras Guatemala
- Ras Hindia Barat
Ras Mexico
Berasal dari dataran tinggi Mexico dan Equador, beriklim semi-tropis, dengan ketinggian antara 2400-2800 mdpl. Ras ini mempunyai daun dan buahnya yang berbau adas. Masa berbunga ras ini dari berbunga sampai panen kurang lebih 6 bulan. Buahnya kecil dengan dengan berat 100-225 gram, dengan bentuk jorong (oval), tangkai pendek, kulit buah tipis licin, biji besar memenuhi rongga, dengan daging buah yang memiliki kandungan asam lemak paling tinggi. Ras ini tahan terhadap suhu dingin.
Ras Guatemala
Berasal dari dataran tinggi Amerika Tengah, beriklim sub-tropis, dengan ketinggian antara 800-2400 mdpl. Ras ini kurang tahan terhadap suhu dingin, toleransinya hanya sampai suhu -4.5˚C. Daunnya tidak berbau adas, dengan buah berukuran cukup besar, berkisar antara 200-2300 gram. Kulit buah ras ini tebal, keras, kasar (berbintil) dan mudah rusak. Masak buah siap panen berkisar 9-12 bulan setelah berbunga. Biji relatif kecil menempel erat dalam rongga, dengan kulit biji yang melekat. Daging buahnya mempunyai kandungan minyak yang sedang.
Ras Hindia Barat
Berasal dari dataran rendah Amerika Tengah dan Amerika Selatan, beriklim tropis, tumbuh pada ketinggian di bawah 800 mdpl. Ras ini sangat peka terhadap suhu dingin, dengan toleransi hanya sampai -2˚C. Daunnya tidak berbau adas, berwarna lebih cerah dari dua ras di atas. Buahnya berukuran besar dengan berat antara 400-2300 gram, bertangkai pendek, kulit buah licin, liat dan tebal. Masa masak buah antara 6-9 bulan setelah berbunga. Biji besar dengan keping kasar, sering lepas di dalam rongga. Kandungan minyak dari daging buahnya yang paling rendah dibanding dua ras sebelumnya.
Sedangkan di Indonesia sendiri, jenis alpukat yang dibudidayakan adalah 2 jenis varietas, yaitu :
| No. | Varietas | Varian |
| 1. | Varietas Unggul | a. Alpukat Ijo Panjang b. Alpukat Ijo Bundar |
| 2. | Varietas Plasma Nutfah | a. Alpukat Merah Panjang b. Alpukat Merah Bundar c. Dicson d. Buttler e. Winslowson f. Benik g. Puebla h. Furete i. Collison j. Waldin k. Ganter l. Mexcola m. Duke n. Ryan o. Leucadia p. Quenn q. Edranol |
Untuk jenis varietas unggul diperkenalkan sejak 14-01-1987 oleh Menteri Pertanian RI saat itu, menetapkan dua jenis varian, dengan sifat unggul antara lain produksi tinggi, toleran terhadap hama dan penyakit, buah seragam berbentuk oval berukuran sedang, daging buah berkualitas baik, tidak berserat, berbiji kecil yang melekat pada rongga biji, dengan kulit buah yang licin cerah mengkilap.
Kandungan dalam avocado
Buah alpukat memiliki komposisi nutrisi yang baik dan mengandung lebih dari 20 jenis vitamin dan mineral yang penting untuk tubuh manusia. Bahkan beberapa terkandung dalam jumlah yang cukup tinggi.
Tapi tak sedikit orang yang menghindari buah alpukat dengan alasan khawatir dengan kandungan lemaknya. Padahal lemak yang dimiliki alpukat merupakan lemak tak jenuh yang justru menyehatkan. Buah ini seharusnya masuk dalam daftar yang wajib dikonsumsi karena padat gizi.
Berikut rangkuman kandungan nutrisi dalam setiap berat 100 gramnya
| 1. | Kalori | 160 kkal |
| 2. | Lemak Jenuh | 2.1 gram |
| 3. | Lemak Tak Jenuh Ganda | 1.8 gram |
| 4. | Lemak Tak Jenuh Tunggal | 10 gram |
| 5. | Natrium | 7 mg |
| 6. | Kalium | 485 mg |
| 7. | Serat | 7 gram |
| 8. | Gula | 0.7 gram |
| 9. | Protein | 2 gram |
| 10. | Vitamin A | 146 IU |
| 11. | Kalsium | 12 mg |
| 12. | Vitamin C | 10 mg |
| 13. | Zat Besi | 0.6 mg |
| 14. | Vitamin B6 | 0.3 mg |
| 15. | Magnesium | 29 mg |
Manfaat dari avocado
Hampir setiap bagian dari pohon alpukat memiliki manfaat. Kayu pohon ini dapat digunakan sebagai bahan bakar. Biji dan daunnya digunakan dalam industri pakaian. Kulit pohonnya dapat digunakan sebagai pewarna coklat dalam industri penyamakan kulit.

Dalam kecantikan alpukat juga digunakan sebagai masker wajah. Kandungan zat pada buah ini dianggap mampu membuat kulit lebih kencang.
Berikut rangkuman 20 manfaat yang didapat dari alpukat :
- Meningkatkan kesehatan pencernaan,
- Menjaga kesehatan mata,
- Meningkatkan kinerja otak,
- Membantu perkembangan otak janin,
- Membantu menurunkan berat badan,
- Meringankan gejala arthritis,
- Mencegah penyakit kanker,
- Menjaga kesehatan rambut,
- Mencegah penyakit jantung,
- Menstabilkan kadar gula dalam darah bagi penderita diabetes,
- Menurunkan kadar kolesterol jahat,
- Menjaga kesehatan jantung,
- Membantu menurunkan berat badan,
- Menyehatkan kulit,
- Mencegah radang sendi dan encok,
- Mencegah tekanan darah tinggi,
- Menangkal radikal bebas,
- Menjaga kesehatan mata,
- Mencegah cacat lahir pada janin, dan
- Mengurangi resiko stroke.
Berikut adalah penjelasan beberapa fungsi dari zat yang terkandung dalam buah alpukat :
1. Protein Alpukat menyediakan bermacam protein dalam kandungannya. Tercatat ada 18 macam asam amino esensial yang diperlukan bagi tubuh untuk membentuk protein lengkap. Berbeda dengan protein di dalam daging yang lebih sulit dicerna, protein dalam alpukat sangat mudah diserap oleh tubuh karena mengandung serat. Bagi yang sedang mengurangi asupan protein hewani, mengkonsumsi alpukat adalah pilihan terbaik sebagai asupan protein nabati. 2. Lemak bermanfaat Asam lemak tak jenuh dalam alpukat dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. HDL dapat membantu melindungi kerusakan sel karena radikal bebas, bahkan dapat membantu mengatur kadar trigliserida dan mencegah diabetes. 3. Karotenoid Alpukat dikenal sebagai buah yang menawarkan beragam jenis karotenoid seperti beta-karoten, alfa-karoten, luthein, neoxanthin, zeaxanthin, chrysanthemaxanthin, neochrome, beta-chryptoxanthin dan violaxanthin. 4. Luthein Luthein adalah antioksidan alami, merupakan senyawa karotenoid yang dapat membantu menjaga kesehatan mata dan mengurangi resiko degenerasi makula mata karena usia. 5. Vitamin dan Mineral Alpukat mengandung hampir 20 macam vitamin dan mineral yang berbeda. Meskipun dalam jumlah yang kecil, tapi dapat menyediakan kebutuhan akan vitamin dan mineral untuk tubuh sekitar 10% dari kebutuhan harian. Vitamin dan mineral yang paling banyak terkandung adalah vitamin C, vitamin K, folat, kalium, zat besi, vitamin E dan vitamin B6. 6. Anti Inflamasi Kombinasi dari vitamin C, vitamin E, karotenoid, selenium, seng, pitosterol dan asam lemak omega Ω3 dapat membantu mencegah peradangan. Ini menunjukkan bahwa alpukat dapat membantu, mencegah dan atau mengurangi resiko penyakit osteoarthritis dan rematik.
Biji Kopi
Biji kopi yang kita lihat adalah hasil pemrosesan buah kopi. Warna biji kopi putih dan sebagian besar berupa endosperma. Setiap buah umumnya memiliki dua biji, jika mengandung hanya satu biji biasanya dipercaya memiliki rasa yang lebih baik.
Untuk bisa dinikmati seperti sekarang ini harus melalui beberapa proses. Proses tersebut nantinya akan mempengaruhi rasa dari biji kopi yang sudah diolah.
Mengenal biji kopi
Dua varietas kopi yang paling banyak dibudidayakan adalah jenis kopi robusta dan arabika. Masing-masing dari varietas ini membutuhkan kebutuhan lingkungan yang berbeda.
Pohon kopi dapat tumbuh hingga mencapai 10 meter, umumnya ditanam dengan jarak antar pohon sekitar 2 meter.
Kopi arabika membutuhkan lingkungan dengan temperatur yang lebih dingin, sedangkan kopi robusta membutuhkan temperatur yang lebih hangat untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Dan seperti tanaman berbuah lainnya, kopi membutuhkan musim kering dan sinar matahari yang cukup banyak ketika mulai berbuah.
Ketika buah mulai matang, umumnya dipetik dengan tangan dan dibutuhkan ketelatenan dalam memilih dan memilah buah yang telah matang.
Metode lain pemanenan adalah dengan memetik seluruh buah pada satu cabang, baik buah yang sudah matang maupun belum, kemudian baru diseleksi ditempat pengolahan.
Di tempat pengolahan, buah kopi melalui proses pemisahan antara daging buah dengan bijinya. Setelah terpisah kemudian direndam dalam air untuk melarutkan sisa daging buah dan pulpnya yang mungkin masih menempel pada biji kurang lebih selama dua hari.
Metode lain yang digunakan untuk memisahkan antara daging buah dengan biji kopi adalah dengan cara dijemur hingga benar-benar kering.
Anatomi biji kopi
Secara umum anatomi buah kopi terdiri dari beberapa bagian, yaitu :
- Pulp,
- Mucilage,
- Parchment,
- Silver skin, dan
- Green bean coffee.

Pulp
Dikenal sebagai bagian exocarp/pericapr/peel, atau yang dalam bahasa umum adalah kulit, merupakan bagian terluar dari buah kopi. Terbentuk dari satu lapisan sel parenchyma yang mengandung khloropil dan dapat menyerap air.
Pada saat awal terbentuk, bagian ini berwarna hijau karena kandungan khloropilnya, dan akan memudar seiring kematangan buah.
Buah kopi yang matang umumnya berwarna kuning atau merah. Untuk warna matang kuning berasal dari pigmen luteolin, dan warna matang merah berasal dari pigmen anthocyanin.
Mucilage
Merupakan daging buah dan dikenal dengan bagian mesocarp. Saat proses pemisahan biji kopi, bagian pulp dan mucilage inilah yang dilepaskan dari bijinya. Mucilage yang masih menempel tertinggal pada biji kopi dapat mempengaruhi rasa dari biji kopi.
Parchment
Merupakan kulit yang melapisi biji kopi, dikenal dengan bagian endocarp, lapisan paling dalam dari pericarp, terbentuk dari sel sclerenchyma. Saat buah kopi semakin matang, bagian ini menjadi mengeras dan membatasi perkembangan biji kopi.
Silver Skin
Adalah lapisan terluar dari biji kopi yang disebut perisperm atau spermoderm yang membungkus biji kopi. Saat proses roasting kadang bagian ini masih ikut ada bersama biji kopi, berwarna silver dan dikenal dengan nama chaff. Banyaknya chaff dapat dijadikan sebagai penanda bahwa kopi dipanen sebelum waktunya. Keberadaan silver skin yang masih ada pada biji kopi yang sudah di roasting dapat mengurangi rasa kopi itu sendiri.
Tapi ada beberapa wilayah dimana silver skin ini justru berwana lebih gelap, biasa dikenal dengan istilah foxbean. Jenis biji kopi yang masih mengandung foxbean tidak dianggap sebagai cacat produk.
Green Bean Coffee
Bagian inilah yang nantinya di roasting dan dijadikan sebagai minuman kopi. Di sini terdapat embrio yang menjadi cikal bakal pohon kopi baru. Sel-sel pada embrio kopi mengandung zat kimia dengan ketebalan dinding yang berbeda-beda. Kandungan kimia ini yang mempengaruhi aroma dan rasa biji kopi yang sudah dipanggang.
Kandungan kimia yang terdapat pada biji kopi dikelompokkan menjadi dua, yaitu :
- Yang larut dalam air, meliputi caffeine, trigoneline, nicotinic acid (niasin), protein, mineral, asam karboksilat dan setidaknya 18 asam klorogenat (monosaccarides, disaccarides dan oligosaccarides),
- Yang tidak larut dalam air, meliputi selulosa, polisakarida, lignin, hemiselulosa, serta beberapa protein, mineral dan lipid.
Kandungan dalam biji kopi
Berikut adalah kandungan kimia pada biji kopi baik jenis arabika maupun robusta :
| Komponen | Green Coffee Arabica | Roasted Arabica | Green Coffee Robusta | Roasted Robusta |
| Sukrosa | 6-9 gram | 4.2-tr gram | 0.9-4.0 gram | 1.6-tr gram |
| Gula pereduksi | 0.1 gram | 0.3 gram | 0.4 gram | 0.3 gram |
| Polisakarida | 33-34 gram | 31-33 gram | 48-55 gram | 37 gram |
| Lignin | 3 gram | 3 gram | 3 gram | 3 gram |
| Pectin | 2 gram | 2 gram | 2 gram | 2 gram |
| Protein | 10-11 gram | 7.5-10 gram | 10-11 gram | 7.5-10 gram |
| Asam amino bebas | 0.5 gram | tidak terdeteksi | 0.8-1.0 gram | tidak terdeteksi |
| Caffeine | 0.9-1.3 gram | 1.1-1.3 gram | 1.5-2.5 gram | 2.4-2.5 gram |
| Trigoneline | 0.6-2.0 gram | 0.2-1.2 gram | 0.6-0.7 gram | 0.3-0.7 gram |
| Asam nikotik | tidak terdeteksi | 0.016-0.026 gram | tidak terdeteksi | 0.014-0.025 gram |
| Minyak kopi | 15-17 gram | 17 gram | 7-10 gram | 11 gram |
| Diterpen | 0.5-1.2 gram | 0.9 gram | 0.2-0.8 gram | 0.2 gram |
| Mineral | 3.0-4.2 gram | 4.5 gram | 4.4-4.5 gram | 4.7 gram |
| Asam klorogenat | 4.1-7.9 gram | 1.9-2.5 gram | 6.1-11.3 gram | 3.3-3.8 gram |
| Asam alifatik | 1 gram | 1.6 gram | 1 gram | 1.6 gram |
| Asam quinic | 0.4 gram | 0.8 gram | 0.4 gram | 1.0 gram |
| Melanoidins | tidak terdeteksi | 0.25 gram | tidak terdeteksi | 0.25 gram |
Umumnya biji kopi mengandung 48% kadar air, dengan sisanya adalah bahan kering yang terdiri dari karbohidrat, minyak, protein, asam volatil, trigonelin, abu dan caffeine.
Karbohidrat pada biji kopi berupa Sukrosa, Pektin, Pati, Pentosan, Hemiselulosa, Holoselulosa, Lignin dan gula reduksi yang terdiri dari D-Manosa, L-Arabinosa, D-Galaktosa dan D-Glukosa.
Kandungan minyak kopinya terdiri dari Esterfistosterin, Trigliserida, ester asam lemak diterpen, Sterol bebas, Linoleat, Stearat, Oleat, Arachidat, Palmitat, Behenat, Miristat dan Palmitoleat.
Sementara kandungan proteinnya berupa Asam Aspartat, Isoleusin, Serin, Leusin, Asparagin, Tirosin, Glutamate, Felianalin, Prolin, Glisilin, Alanin, Histidin, Valin dan Arginin.
Biji kopi juga mengandung beberapa mineral seperti asam organik, magnesium dan besi yang bermanfaat untuk kecantikan. Meskipun demikian, kopi tidak dapat dikonsumsi secara berlebih karena akan memberika efek samping yang buruk.
14 Manfaat biji kopi
Kopi merupakan minuman popular yang mustahil ditinggalkan. Kopi sudah menjadi konsumsi sehari-hari warga dunia.
Meski sekilas rasanya pahit, namun sejatinya kopi memiliki rasa yang luar biasa. Apalagi jika cara meraciknya benar.

Manfaat kopi tidak hanya pada kandungan caffeinenya yang menenangkan atau menjadi moodboster. Berikut manfaat dari kopi yang dapat penulis rangkum :
1. Mengurangi resiko parkinson Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Movement Disorder pada tahun 2007 menyatakan mereka yang meminum kopi 1 cangkir setiap hari memiliki resiko lebih rendah terkena parkinson. 2. Membantu membakar kalori Walaupun dibutuhkan penelitian lebih lanjut, namun diyaqini bahwa mengkonsumsi kopi dapat membantu membakar kalori lebih banyak di siang hari, karena caffeine berperan dalam meningkatkan penggunaan energi, baik saat istirahat maupun sedang berkatifitas. 3. Mengurangi resiko diabetes Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Journal of the American Medical Association (JAMA) pada tahun 2005 menunjukkan bahwa mereka yang meminum kopi setiap pagi tanpa gula memiliki resiko lebih rendah terkena diabetes tipe-2. 4. Mengurangi resiko stroke Dalam sebuah jurnal yang diterbitkan oleh Annals of Internal Medicine pada tahun 2017, mereka yang menyukai kopi memiliki resiko lebih rendah terkena stroke. 5. Mengurangi resiko kanker usus besar Studi yang dilakukan oleh Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention pada tahun 2016 menyatakan bahwa meminum 1-2 cangkir kopi tanpa gula setiap hari dapat menurunkan 26% resiko terkena kanker usus besar. 6. Mengurangi depresi World Journal of Biological Psychiatry dalam studinya ditahun 2013 menyatakan kopi dapat bertindak sebagai anti depresan ringan dengan meningkatkan neurotrasmiter perasaan baik di dalam otak. 7. Mengurangi gejala pikun 24 senyawa yang ada dalam kopi ternyata mampu membantu mengurangi gejala demensia (pikun) pada manusia. Senyawa-senyawa tersebut dapat meningkatkan kinerja enzim di dalam otak, salah satunya adalah caffeine. 8. Membantu menghilangkan gejala selulit Bubuk kopi yang dicampur dengan minyak kelapa dapat membantu menghilangkan gejala selulit pada kulit paha. 9. Membasmi hama Bubuk kopi bekas dapat digunakan untuk membasmi hama seperti semut dan serangga lain yang bersarang ditanaman rumah kita. 10. Menyuburkan tanaman Selain dapat mengusir hama pada tanaman rumah, kadar nitrogen yang ada pada bubuk kopi bekas dapat menambah kesuburan. 11. Penghilang bau alami Bubuk kopi dapat digunakan untuk menyerap dan menghilangkan bau tidak sedap dengan cara menaburkannya pada sumber bau. 12. Membuat rambut lebih berkilau Penggunaan bubuk kopi saat keramas diyaqini dapat membuat rambut lebih berkilau. 13. Membasmi kutu pada binatang peliharaan Penggunaan bubuk kopi setelah memandikan binatang peliharaan dapat membasmi kutu yang bersarang. 14. Sebagai aroma terapi Mencampur bubuk kopi dengan pembuatan lilin aroma terapi akan memberikan kesan wangi kopi yang khas dan membuat tubuh lebih rileks.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa baik almond, avocado dan biji kopi merupakan bahan dasar yang sangat baik untuk diolah menjadi makanan dan camilan sehat yang baik untuk dikonsumsi atau bagi mereka yang sedang dalam program diet.
Adapun produk camilan sehat yang dapat dibuat dari ketiga bahan dasar di atas adalah “Almond Avocado Coffe Cake“
Almond Avocado Coffee Cake
Pembuatan almond avocado coffee cake ini mirip dengan proses pembuatan cheese cake unbaked, ada beberapa lapisan yang harus dibuat.
Lapisan pertama dibuat dari campuran almond dan kurma, diatasnya adalah campuran antara alpukat, kopi dan bahan lainnya.

Di sini adonan dasar harus lebih solid dari lapisan atasnya. Dan rawcake harus disimpan dulu di dalam kulkas selama 8 jam sebelum diolah.
Yang menantang di sini adalah bagaimana membuat komposisi adonan agar kue tidak rubuh dan memiliki paduan rasa yang pas dilidah.
Bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan almond avocado coffee cake
Untuk pembuatan almond avocado coffee cake, bahan-bahan yang dibutuhkan antara lain :
- 60 gram kacang almond
- 40 gram mentega cair
- 1 sendok makan bubuk gelatin
- 45 ml air putih bersuhu ruangan
- 2 butir buah alpukat
- 1 sendok makan air perasan lemon
- 1 sendok makan susu cair
- 200 gram krim cair
- 60 gram susu cair
- 54 gram madu atau kurma
- 50 gram biji kopi robusta
Cara pembuatan almond avocado coffee cake
- Giling kasar 60 gram kacang almond.
- Campur hasil gilingan kasar kacang almond dengan 40 gram mentega cair, aduk sampai rata.
- Siapkan loyang ukuran diameter 15 cm, tuangkan campuran poin 2 kedalamnya dan ratakan.
- Taburkan 1 sendok makan gelatin dengan 45 ml air bersuhu ruangan, diamkan beberapa menit sampai mengembang.
- Kupas 2 buah alpukat, ditambah dengan 1 sendok makan perasan lemon dan 4 sendok makan susu cair, haluskan dengan blender.
- Dalam wadah yang lain, campurkan 60 gram krim cair dengan 60 gram susu cair, panaskan hingga suhu 80˚C (tidak boleh sampai mendidih).
- Campurkan poin no.6 dengan campuran gelatin yang sudah mengembang, aduk sampai rata.
- Masukkan alpukat yang sudah dilahuskan ke adonan no.7, aduk sampai rata, dan diamkan beberapa saat.
- Dalam wadah yang lain buat campuran 60 gram krim cair dengan 54 gram madu atau kurma yang sudah dihaluskan, aduk sampai rata.
- Campurkan adonan no.9 dengan adonan alpukat tadi, aduk hingga rata.
- Tuangkan adonan no.10 ke dalam loyang dengan taburan kacang almond tadi (no.3), diamkan selama semalaman.
- Siapkan 50 gram krim cair yang sudah dipanaskan, campurkan dengan 50 gram bubuk halus kopi robusta (dalam bentuk gilingan kasar juga bisa, agar ada sensasi krunci).
- Tuangkan dengan rata poin no.12 ke atas adonan alpukat yang sudah didiamkan semalam, biarkan sampai dingin, dan siap dinikmati😋👍
- Akan lebih enak jika disantap dalam keadaan dingin.
Berikut tutorial yang mirip dengan pembuatan almond avocado coffee cake yang saya ambil dari link youtube Spoonful Passion👇 (NO BAKING)
Jika anda merasa repot dalam pembuatannya, ingin membeli tapi masih sangat jarang toko roti yang menjual roti jenis ini, anda dapat memesannya di sini : QCook & Cakes
