Di era modern ini, ubi jalar banyak diolah menjadi makanan dan camilan sehat karena keunggulannya dalam jumlah nutrisi dan memiliki manfaat untuk kesehatan. Dengan paduan bersama kismis, dapat diolah menjadi Kue Kismis Ubi Jalar.
Apa itu Ubi Jalar
Tanaman yang termasuk umbi-umbian ini memiliki nama latin Ipomoea batatas. Memiliki berbagai nama seperti Boled (Sunda), Telo Rambat (Jawa), Sweetpotato (Inggris) atau Shoyo (Jepang).
Bagian yang dimanfaatkan dari tanaman ini adalah akarnya yang membentuk umbi, merupakan sumber karbohidrat dan nutrisi yang tinggi, dapat menjadi salah satu sumber ketahanan pangan kita.

Ada beberapa varietas ubi jalar yang ada di Indonesia, yaitu Daya, Borobudur, Prambanan, Mendut, Kalasan, Muara Takus, Cangkuang dan Sewu. Tapi yang paling populer adalah varietas yang baru dilepaskan sekitar tahun 2001, yaitu Cilembu berasal dari Sumedang.
Kandungan ubi jalar
Ubi jalar baik untuk dikonsumsi berbagai kalangan, baik tua, muda, maupun anak-anak. Selain rasanya yang enak, bertekstur lembut, padanya juga memiliki kandungan yang dibutuhkan oleh tubuh.
Berbagai penelitian menyarankan, mengkonsumsi ubi jalar secara rutin dapat mengurangi berbagai macam penyakit. Selain itu bermanfaat juga untuk kecantikan, dan dapat menjadi menu andalan bagi mereka yang sedang dalam menjalankan program diet.
Menurut Livescience, satu buah ubi jalar berukuran sedang (±130 gram) mengandung energi sebesar 100 kalori dan tanpa kandungan lemak.
Dalam 100 gram ubi jalar, baik yang berwarna orange, putih, merah, ungu, kuning atau merah muda dapat mengandung :
- Kalori : 86
- Air : 77%
- Protein : 1.6 gram
- Karbohidrat : 20.1 gram
- Gula : 4.2 gram
- Serat : 3 gram
Selain itu juga kaya akan antioksidan betakaroten, vitamin B, vitamin C, kalium, fosfor dan potasium yang sangat berguna bagi tubuh.
Manfaat ubi jalar
Dari informasi di atas, mengkonsumsi ubi jalar secara rutin sesuai angka kecukupan gizi, dapat memberikan manfaat sebagai berikut :
1. Mencegah kanker Unsur betakaroten sebagai antioksidan yang kuat merupakan senyawa yang dapat membantu menekan pertumbuhan sel kanker. 2. Menurunkan tekanan darah Kadungan kaliumnya di sini dapat berperan dalam menurunkan tekanan darah. Tapi perlu diingat bahwa dalam pengolahannya jangan menggunakan garam karena dapat memicu tekanan darah tinggi. 3. Meningkatkan kekebalan tubuh Vitamin C dan betakaroten yang ada membantu dan berperan penting dalam meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. 4. Menjaga kesehatan mata Unsur pembentuk vitamin A sebagai senyawa yang menjaga kesehatan mata di dapat dari kandungan betakaroten yang tinggi. Cara konsumsi terbaik adalah dengan memanggang berikut kulitnya sampai matang. 5. Mencegah diabetes Mengkonsumsi ubi jalar yang dikukus secara teratur efektif mengurangi resistensi sel terhadap insulin, bisa dijadikan pilihan pengganti nasi atau karbohidrat lain karena memiliki kandungan gula yang lebih alami. 6. Meningkatkan kinerja otak Zat kolin yang terkandung dapat berfungsi efektif membantu proses kimiawi pada saraf, meningkatkan memori, mempertahankan membran sel saraf dan menangkal radikal bebas. 7. Menjaga sistem pencernaan Kadungan serat dan kaliumnya dapat membantu menjaga sistem pencernaan, meningkatkan keteraturan dan efektif mengatasi diare. 8. Mencegah penyakit jantung Penyakit jantung adalah salah satu penyakit yang paling mematikan di dunia. Dengan mengkonsumsi ubi jalar secara teratur, kemungkinan terserang penyakit ini dapat ditekan karena kolesterol jahat dalam darah dapat diikat dan dibuang keluar tubuh oleh serat dan kolin yang terkandung didalamnya. 9. Mencegah penuaan dini Betakaroten dan vitamin C yang terkandung sangat efektif membantu mempercepat regenerasi sel sehingga efektif mencegah penuaan dini.
Apa itu Kismis
Selain wine, salah satu produk olahan dari anggur adalah kismis. Wujudnya adalah anggur yang dikeringkan sehingga memiliki kulit yang kering, keriput dan kisut.
Sepintas kismis tidak menarik untuk dimakan, namun demikian setelah dicoba rasanya sangat manis dan memiliki banyak manfaat.

Kismis diperkenalkan di Eropa pada abad ke-11 Masehi oleh tentara salib setelah pulang dari Mediterania.
Kismis sering dijumpai sebagai topping pada roti atau kue.
Mengenal kismis
Isilah kismis berasal dari Bahasa India dan Persia, yaitu Khismish, memiliki nama latin Vitis Vinifera, dalam Bahasa Arabnya zabib, sedangkan dalam Bahasa Inggrisnya grape seed atau raisin.
Meski hanya bertubuh kecil dan tidak menarik, kismis memiliki rasa yang manis dan legit. Apabila disimpan dalam waktu lama dapat mengalami proses kristalisasi gula. Dari sinilah rasa manis didapat.
Ada dua jenis kismis yang ditemui di pasaran, hitam dan kuning. Yang berwarna kuning biasa disebut dengan sultana.
Perbedaan warna tersebut berasal dari bahan dasar yang berbeda. Kismis hitam dibuat dari anggur biru, ungu atau anggur merah, sedangkan jenis sultana dibuat dari anggur hijau tanpa biji.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Universitas Toronto terhadap sekelompok anak laki-laki dan perempuan dengan rentang usia 8-11 tahun, dengan berat badan normal dan perlakuan selama tiga bulan, mengkonsumsi kismis secara teratur dapat membatasi kalori dan meningkatkan rasa kenyang dibanding mengkonsumsi makanan ringan lainnya.
Dari sana dapat disimpulkan, kismis dapat digunakan membantu diet anak-anak yang memiliki kelebihan berat badan.
Kandungan nutrisi
Berbicara kandungan nutrisi pada buah anggur yang dikeringkan ini, selain mengandung karbohidrat, kismis juga kaya akan serat, antioksidan dan besi.
Selain itu, zat seperti kalium, kalsium dan fosfor sangat tinggi, dimana zat tersebut sangat penting untuk pertumbuhan janin dalam kandungan.
Namun perlu digarsibawahi, mengkonsumsinya secara berlebih juga akan memberikan dapat tidak baik.
Menurut USDA, dalam 100 gram kismis hitam tanpa biji mengandung :
| • Air | : | 15.46 gram |
| • Kalori | : | 299 kkal |
| • Karbohidrat | : | 79.32 gram |
| • Protein | : | 3.3 gram |
| • Serat | : | 4.5 gram |
| • Lemak | : | 0.25 gram |
| • Gula | : | 65.18 gram |
| • Vitamin C | : | 2.3 mg |
| • Vitamin B1 (Tiamin) | : | 0.106 mg |
| • Vitamin B2 (Riboflavin) | : | 0.125 mg |
| • Niasin | : | 0.766 mg |
| • Vitamin E (alfa tokoferol) | : | 0.12 mg |
| • Vitamin B6 (Pyridoxine) | : | 0.174 mg |
| • Folat | : | 5 mcg |
| • Vitamin K | : | 3.5 mcg |
| • Potasium | : | 744 mg |
| • Sodium | : | 26 mg |
| • Kalsium | : | 62 mg |
| • Besi | : | 1.79 mg |
| • Magnesium | : | 36 mg |
| • Seng | : | 0.36 mg |
| • Fosfor | : | 98 mg |
Meski memiliki kandungan gizi yang baik, ditambah rasa yang enak dan disukai oleh anak-anak, perlu diperhatikan bagi anak balita yang ingin mengkonsumsinya karena mempunyai potensi tersedak karena bentuknya yang kecil.
Manfaat kismis
Berikut 10 manfaat kismis yang bisa penulis rangkum :
1. Sebagai bahan campuran makanan Biasanya digunakan sebagai topping dari kue, roti atau hiasan makanan. 2. Memberikan energi Kandungan kalorinya yang tinggi mampu memberikan energi bagi tubuh dan membuat rasa kenyang. 3. Mencegah kanker Kandungan antioksidannya yang tinggi dapat menekan dan mencegah pertumbuhan sel kanker. 4. Mencegah sembelit Serat yang tinggi pada kismis mampu mengatasi sembelit. 5. Mencegah anemia dan melancarkan peredaran darah Zat besi yang terkandung mampu mengatasi gejala anemia seperti lelah dan lemas, dan mampu melancarkan peredaran darah. 6. Menanggulangi diabetes Uniknya, walau kismis manis ternyata serat yang dikandung bermanfaat mengontrol gula dalam darah. 7. Menyeimbangkan asam-basa dalam tubuh Kandungan mineral seperti potasium, besi, tembaga dan magnesium yang bersifat alkali dapat membantu menetralkan keasaman berlebih di dalam perut. 8. Menjaga kesehatan mata Antioksidan polifenol yang terkandung mampu melindungi sel mata dari radikal bebas, dan dapat mencegah mata terkena penyakit seperti katarak. 9. Melindungi kesehatan kulit Senyawa selenium, seng dan vitamin C sangat berperan dalam menjaga kesehatan kulit. 10. Bermanfaat untuk ibu hamil Mengkonsumsi kismis secara teratur dapat membantu perkembangan janin dan membantu ibu hamil terhindar dari gejala anemia, kesehatan gigi si ibu dan sebagai persediaan energi.
Resiko mengkonsumsi kismis berlebih
Meski dikategorikan camilan sehat, tidak berarti dapat mengkonsumsinya secara berlebih. Satu buah kismis memiliki kandungan kalori yang kurang lebih sama dengan sebuah anggur. Bahkan dapat lebih jika dalam proses pengolahannya ada penambahan zat lain yang bisa meningkatkan kandungan jumlah kalorinya.
Mengkonsumsinya secara berlebih berpotensi mengalami gangguan pencernaan seperti perut kembung, kram bahkan diare. Hal ini disebabkan berlebihnya serat yang makan
Tips mengkonsumsi kismis
Untuk menghindari efek buruknya, bisa dilakukan beberapa tips berikut :
- Digunakan sebagai pengganti bahan pemanis dalam pembuatan makanan anak, bisa menaburkan antara 10-15 butir kismis pada cereal mereka.
- Sebagai pengganti coklat tabur pada pembuatan kue atau roti.
- Pilih kismis dengan warna yang terang dan bertekstur baik.
Dari kandungan dan manfaat yang sudah penulis jelaskan di atas dari ubi jalar dan kismis, sudah bisa dipastikan hasil olahan dari dua jenis bahan ini dapat memberikan manfaat yang sangat baik. Salah satu produk olahan sehat di sini adalah Kue Kismis Ubi Jalar.
Kue Kismis Ubi Jalar
Kue ini bisa dijadikan menu camilan sehat sebagai pengisi perut yang kosong diantara waktu makan besar.
Bahan kue kismis ubi jalar
Adapun bahan-bahan yang perlu disiapkan dalam pembuatan kue kismis ubi jalar adalah :
- 50 gram kismis (atau sesuai selera)
- 1 sendok teh vanili
- 1 gelas tepung gandum utuh (whole wheat)
- 0.5 sendok teh pala parut segar
- 0.5 sendok teh garam
- 1 buah ubi jalar yang sudah dipanggang dalam oven
- 3 butir telur
- 100 ml susu almond
- 100 gram gula merah
- 2 sendok makan mentega tanpa garam (unsalted margarine) yang dilelehkan
Sedangkan untuk toppingnya diperlukan :
- 0.5 cangkir kelapa parut murni
- 2 sendok makan gula merah
- 0.25 sendok teh bubuk kayu manis
Cara pembuatan kue kismis ubi jalar
Setelah semua bahan-bahan siap dan lengkap, proses pembuatannya adalah sebagai berikut :
- Panaskan oven dengan suhu 170˚C
- Olesi loyang dengan sedikit margarine dan alasi dengan kertas roti
- Tumbuk ubi jalar yang sudah dipanggang dalam mangkuk besar
- Masukkan telur dalam wadah lalu tambahkan susu, gula merah dan mentega, lalu mixer sampai halus dan mengembang
- Tambahkan tepung, pala, vanila dan garam, lalu aduk sampai rata
- Masukkan kismis dan ubi jalar yang sudah ditumbuk, lalu aduk lagi sampai rata
- Taruh adonan ke dalam panci yang sudah disiapkan
- Buat topping dengan campuran kelapa, gula merah dan kayu manis dalam mangkuk kecil, kemudian taburi di atas adonan
- Panggang ±45 menit
Berikut cuplikannya dalam video youtube yang saya ambil dari Mai TV👇
Jika anda merasa repot dalam pembuatannya, ingin membeli tapi masih sangat jarang toko roti yang menjual roti jenis ini, anda dapat memesannya di sini : QCook & Cakes