Roti Flaxseed

Saat ini di kota-kota besar kesadaran akan pola hidup sehat semakin meningkat. Konsumsi makanan dan camilan sehat menjadi fokus utama untuk mendukungnya. Salah satu yang dikembangkan sebagai camilan sehat adalah roti flaxseed dari bahan dasar biji rami.

Apa itu Flaxseed?

Flaxseed atau biji rami berasal dari tanaman flax dari genus Linum dalam keluarga Linaceae. Spesies yang dipakai bijinya untuk dikonsumsi adalah Linum utitatissimum.

Flaxseed

Tanaman jenis ini tumbuh subur di wilayah dingin Asia, Eropa, Amerika, Kanada dan Mediterania.

Sepintas flaxseed mirip dengan biji bunga matahari, hanya ukurannya jauh lebih kecil. Bijinya berwarna merah kecoklatan sampai dengan keemasan. Bunganya berwarna biru menyala dan sering dijadikan tanaman hias.

Bunga Flax

Selain bijinya yang kaya manfaat, serat dari tanaman flax ini dapat dipintal menjadi kain linen sebagai bahan dasar pembuatan sprei, pakaian dalam atau taplak meja.

Dalam pengolahan sederhana, flaxseed juga dapat menghasilkan minyak yang dikenal dengan nama liseed oil.

Kandungan Flaxseed

Berdasar data yang diunggah oleh United States Departement of Agriculture (USDA), dalam 100 gram flaxseed terdapat :

  • 28 gram lemak jenuh PUFA
  • 3.5 gram lemak tak jenuh
  • 27 gram serat
  • rendah kadar gula
  • kaya mineral

Flaxseed juga mengandung asam lemak omega Ω 3 tertinggi jika dibanding dengan makanan lainnya. Zat ini berfungsi mencegah pembekuan darah dalam jantung, sekaligus membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah.

Kandungan Nutrisi Flaxseed

Terdapat dua jenis serat yang terkandung dalam flaxseed, yaitu serat larut (viscous) yang berfungsi mengikat kolesterol, lemak berlebih dan memperlambat penyerapan gula oleh tubuh, dan serat tidak larut (non-viscous) yang berfungsi memberikan rasa kenyang lebih lama (cocok untuk program diet) sekaligus dapat mencegah kontiplasi (sembelit).

Zat anti kanker yang disebut lignan juga lebih banyak dan lebih aktif terdapat pada biji rumi jika dibanding dengan bawang putih pada takaran yang sama.

Manfaat flaxseed bagi kesehatan

Banyak manfaat dari biji rumi yang dapat meningkatkan kesehatan tubuh manusia. Berikut rangkuman manfaat yang didapat :

1. Mengurangi resiko kanker
Dikutip dari jurnal The Frontier in Nutrition tahun 2018, flaxseed dapat membantu 
mengurangi resiko perempuan terkena kanker payudara, dan mungkin juga dapat 
membantu mengurangi ukuran kanker bagi penderita. Namun pengujian secara klinis 
dan berkelanjutan wajib dilakukan lagi untuk hasil yang lebih konsisten.
Hal serupa juga disampaikan oleh Divisi Pencegahan Kanker dan Ilmu Kependudukan 
dari Universitas Texas yang menyatakan biji rumi juga dapat mengurangi resiko terkena 
kanker prostat.

2. Membantu penderita diabetes
Jenis serat larut dan tidak larut pada flaxseed diklaim dapat membantu penderita 
diabetes tipe-2 mengontrol kadar gula pada darah. Efek penurunan kadar gula dalam 
darah disebabkan oleh kandungan serat tidak larut yang membantu memperlambat 
pelepasan gula ke dalam darah.

3. Mencegah penyakit jantung
Sebuah studi yang dilakukan oleh Sistem Kesehatan dari Universitas Pennsylvania 
(Philadephia, AS) menunjukkan bahwa mengkonsumsi flaxseed dapat menurunkan resiko 
penyakit cardiovascular. Hal ini disebabkan oleh zat asam alfa linoleat (ALA), serat dan 
lignan yang membantu pembuluh darah menjadi lebih elastis.
Kandungan senyawa polifenol yaitu flavon C-glikosida yang ada pada biji rumi juga dapat 
menghambat peroksidasi lipid, agregasi trombosit dan kerapuhan kapiler.

4. Mengurangi kadar kolesterol
Asam lemak omega Ω 3  dan lignan yang terkandung di dalam flaxseed mampu 
mengurangi kadar LDL (kolesterol jahat) dalam darah pasien. Hal tersebut disampaikan 
dalam jurnal penelitian dari Departemen Ilmu Gizi dari Universitas Negeri Oklahoma (AS).

5. Menurunkan berat badan
Flaxseed yang kaya akan serat dan lemak sehat diklaim mampu membantu menurunkan 
berat badan bagi mereka yang sedang menjalankan program diet, karena fungsinya yang 
dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan melancarkan pencernaan.

6. Meningkatkan imunitas
Asam afla linoleat dan lignan yang dijumpai dalam flaxseed dapat meningkatkan respon 
imun dalam tubuh, mencegah penyakit radang (seperti rheumatoid arthritis dan psoriasi) 
dan mencegah gangguan autoimun (lupus).

7. Mengurangi gejala menopause
Sifat esterogenetik pada lignan yang terkandung dalam flaxseed dapat digunakan 
sebagai alternatif terapi hormonal untuk memperlambat proses menopause.

8. Mengurangi disfungsi ovarium
Mengkonsumsi biji rami secara teratur pada wanita yang sedang datang bulan terbukti 
menghambat perubahan siklus mensturasi dan mengurangi disfungsi ovarium.

9. Mengatasi sembelit
Kandungan serat yang tinggi pada biji rumi dapat membantu menjaga pergerakan usus 
menjadi teratur dan mengurangi resiko terjadinya sembelit. Hanya perlu diperhatikan 
mengkonsumsi biji rumi dengan air yang terlalu sedikit dapat menyebabkan sembelit 
bertambah parah atau mungkin menjadi penyebab dari penyumbatan usus. Hal ini 
dikarenakan jenis serat yang tidak larut menyerap semua air yang ada di dalam sistem 
pencernaan dan membuatnya menjadi ampas yang cendrung keras dan susah dikeluarkan.

10. Melindungi dari radiasi
Para ilmuan telah melakukan penelitian terhadap tikus yang memiliki masalah paru-paru 
karena radiasi. Tikus yang mengkonsumsi biji rumi memiliki lebih sedikit peradangan, 
fibrosis dan memiliki kelangsungan hidup lebih baik dari pada yang tidak mengkonsumsi.

Selain manfaat yang didapat, wajib diperhatikan juga efek samping yang mungkin timbul jika mengkonsumsi flaxseed. Gejala yang dapat timbul antara lain :

  • Meningkatkan jumlah buang air besar
  • Perut kembung
  • Sakit perut
  • Sembelit
  • Diare
  • Mual dan muntah

Apa yang wajib diketahui sebelum mengkonsumsi flaxseed?

Dikarenakan kandungannya yang luar biasa pada biji rumi, beberapa harus sangat diperhatikan sebelum mengkonsumsi flaxseed adalah :

  • Bagi penderita diabetes sangat tidak dianjurkan mengkonsumsi flaxseed bersamaan dengan obat diabetes, karena akan menyebabkan terlalu rendahnya kadar gula dalam darah.
  • Bagi penderita gangguan darah dilarang mengkonsumsi flaxseed karena dapat memperlambat proses pembekuan darah.
  • Ibu hamil dan menyusui tidak disarankan mengkonsumsi flaxseed karena bertindak seperti hormon esterogennya. Tingginya kadar esterogen pada ibu hamil meningkatkan resiko autisme pada bayi.
  • Penderita tekanan darah rendah juga dilarang mengkonsumsi flaxseed karena dapat menurunkan tekanan darah diastolik, sehingga menjadi terlalu rendah.
  • Flaxseed mentah sangat tidak aman dikonsumsi karena dianggap beracun, jadi pastikan sudah diolah dan dimasak sebelum dikonsumsi.
  • Untuk mencegah pecahnya asam lemak dalam flaxseed dianjurkan disimpan dalam kulkas.
  • Pastikan mengkonsumsi flaxseed yang sudah ditumbuk, karena dalam bentuk utuh biji ini dapat keluar dari saluran pencernaan tanpa dicerna dengan baik.
  • Selalu pantau apakah anda penderita hipersensitifitas atau reaksi overdosis, jika iya hentikan mengkonsumsi flaxseed dan segera minum antihistamin atau terapi lain untuk meredakan gejala.

Tips mengkonsumsi flaxseed

Kehebatan flaxseed adalah dapat beradaptasi dengan banyak makanan dan hidangan. Dan karena bentuk mentahnya masih mengandung racun, mencampurnya dengan masakan lain saat proses pemasakan dapat menghilangkan racun yang dikandung.

Anda dapat menambahkan flaxseed pada biskuit, kue atau roti sebelum proses pemanggangan. Dan roti flaxseed menjadi salah satu contoh yang penulis hadirkan di sini.

Roti Flaxseed

Bahan yang disediakan untuk membuat roti ini adalah :

  • Flaxseed
  • Tepung gandum
  • Tepung terigu
  • Baking powder
  • Telur
  • Gula
  • Mentega

Berikut cuplikan video pembuatan roti flaxseed yang saya ambil dari Nidhi ki Vidhi👇

Cara membuat roti flaxseed

Jika anda merasa repot dalam pembuatannya, ingin membeli tapi masih sangat jarang toko roti yang menjual roti jenis ini, anda dapat memesannya di sini : QCook & Cakes

Roti Flaxseed dengan Tuna

Leave a Comment