Roti jenis ini terbuat dari oat yang memiliki kandungan karbohidrat cukup rendah. Oat dikenal memiliki kandungan asam lemak esensial yang tinggi, berfungsi membantu menghilangkan kolesterol jahat dalam darah.
Apa itu Oat?
Oat atau haver merupakan tanaman serealia dengan nama latin Avena sativa L., yang tumbuh di daerah beriklim sub-tropis. Bulir yang dihasilkan dari tanaman ini dimanfaatkan sebagai sumber makanan manusia dan pakan ternak terutama kuda.
Tanaman ini adalah hasil domestikasi dari bentuk liar Avena fatua yang tumbuh dan dibudidayakan di daerah Eropa dan Asia Barat pada sekitar zaman besi, yang menjadi sumber bahan makanan pada jaman itu.

Di Indonesia produknya mulai diketahui ada sejak jaman penjajahan Belanda dalam bentuk bubur dengan nama havermut.
Mengenal oat
Dikarenakan masih dalam satu keluarga serealia, oat sering disamakan dengan gandum, padahal berbeda.
Tak jarang kita sering melihat di pusat perbelanjaan masih ada orang keliru dan salah menyebut antara oat dan gandum, dikarenakan kedua jenis makanan ini dapat dijadikan sereal.
Berikut perbedaan antara oat dan gandum yang dapat penulis rangkum :
- Oat tergolong jenis biji-bijian, sedangkan gandum termasuk jenis rumput-rumputan.
- Oat merupakan bahan makanan yang dapat dinikmati langsung, sedangkan gandum harus melalui proses pengolahan dulu menjadi tepung sebagai bahan dasar untuk pembuatan sereal atau roti.
- Dibanding gandum, dalam takaran yang sama, tiap 100 gram Oat memiliki serat larut 5.1 gram dan 16 gram protein, sedangkan gandum hanya memiliki 2.2 gram serat larut dan 13.7 gram protein.
- Dalam 100 gram oat mengandung 67.6 kkal, sedangkan pada gandum dengan takaran yang sama mengandung 86 kkal (sebagai pembanding pada nasi terdapat 130 kkal).

Kandungan di dalam oat
Serat
Hampir 11% bagian dari oat adalah serat, yang terdiri dari beta glucan, lignin, selulosa dan hemiselulosa. Dari jenis serat tersebut komposisi paling banyak pada serat beta glucan.
Beta glucan sangat unik, terdapat pada lapisan paling luar biji, sifatnya mudah larut dalam air dan dapat membuat konsistensi seperti agar.
Pada oat, Beta glucan juga berfungsi sebagai penekan kolesterol LDL dalam darah, meningkatkan ekskresi kelenjar empedu, serta dapat membantu menekan kadar gula dalam darah.

Di banding jenis biji-bijian yang lain, oat memiliki kandungan serat larut dalam air yang lebih banyak, sehingga sering digunakan sebagai penekan nafsu makan karena cepat membuat rasa kenyang.
Pati
85% dari biji oat adalah pati. Tapi berbeda dengan biji-bijian lain, pati pada oat lebih banyak kandungan asam lemak dengan kemampuan mengikat air yang lebih tinggi.
Kandungan pati di dalam oat dijelaskan sebagai berikut :
- 7% kandungannya merupakan pati yang cepat dicerna, cepat diurai dan diserap sebagai glukosa.
- 22% kandungannya merupakan pati yang lama dicerna.
- 25% kandungannya merupakan pati yang tidak dapat dicerna, berfungsi untuk kesehatan pencernaan dan makanan bakteri baik dalam pencernaan kita.
Protein
Kadar protein dalam oat juga yang terbanyak dibanding biji-bijian yang lain. Dari seluruh kandungan protein didalamnya, 80%nya adalah protein avenalin dan sisanya protein avenin. Jenis protein avenalin hanya dapat ditemui dalam biji oat.
Mineral
Mineral dalam oat juga sangat banyak, antara lain :
- Avenathramides, merupakan antioksidan sangat kuat yang hanya ada di biji oat, berfungsi mengurangi peradangan pada arteri dan mengatur tekanan darah dalam tubuh.
- Ferulic acid, sebuah antioksidan yang biasa terdapat dalam biji-bijian termasuk oat.
- Phytic acid, yang juga sebagai antioksidan.
- Folat, berguna untuk memproduksi sel darah merah.
- Tembaga (Cu), berfungsi sebagai antioksidan untuk menjaga kesehatan jantung.
- Selenium (Sn), antioksidan yang berguna untuk menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan jiwa.
- Mangan (Mn), berguna untuk membantu penyerapan kalsium untuk kesehatan tulang.
- Besi (Fe), fungsinya sama dengan folat, yaitu untuk bahan dasar pembentukan sel darah merah.
- Zinc (Zn), berguna untuk kesehatan pencernaan dan petumbuhan anak-anak.
- Dalam jumlah kecil terdapat Kalium dan Calcium.
Vitamin
Sedangkan vitamin yang terkandung dalam oat antara lain :
- Vitamin B1 (thiamine) yang berguna untuk kinerja syaraf.
- Vitamin B5 (pantothenic acid).
- Dalam jumlah kecil terdapat vitamin B3 (niacin) dan B6 (pyridoxcine).
Manfaat mengkonsumsi oat
Dari kandungan nutrisi yang dijelaskan di atas, mengkonsumsi oat secara teratur dapat memberikan manfaat baik untuk tubuh manusia.

Berikut 8 manfaat yang didapat dari oat :
1. Membantu menurunkan kolesterol Beta glucan adalah serat yang paling berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Di dalam tubuh oat bekerja seperti sponge pencuci piring, oat akan menyerap air, mengikat dan membersihkan kolesterol, kemudian membuangnya keluar tubuh melalui kotoran. 2. Mengontrol gula darah Senyawa beta glucan juga berperan penting dalam membantu menurunkan kadar gula dalam darah. 3. Mencegah obesitas Serat tinggi pada oat membuat cepat merasa kenyang karena substansinya yang seperti agar. Hal ini dapat membuat orang berhenti makan lebih cepat, menekan nafsu makan dan memberikan rasa kenyang lebih lama. 4. Diet gluten free Untuk oat yang murni kadar glutennya hanya berkisar 20‰ dalam takaran yang sama dibanding dengan gandum, barley atau rye, dan diduga masih dapat diterima oleh mereka penderita celiac. Mengkonsumsinya dapat menjadikan oat sebagai sumber energi dan menawarkan nilai gizi yang lebih baik. Yang wajib diperhatikan adalah pemilihan oat yang murni bagi intoleran gluten, karena yang ada dipasaran lebih banyak hasil campuran. Perhatikan komposisi produk dalam kemasannya, jika menimbulkan gejala segera hentikan. 5. Mencegah kanker Walau belum disimpulkan secara akurat, beberapa penelitian awal menyatakan mengkonsumsi oat dapat menekan pertumbuhan sel kanker. 6. Asma pada anak Memberikan konsumsi oat pada anak usia di bawah 6 tahun diduga dapat mengurangi mereka dari resiko terkena asma. 7. Sembelit pada manula Dilaporkan bahwa mengkonsumsi oat bagi manula dapat mengurangi insidensi sembelit. 8. Kesehatan kulit Mengkonsumsi oat ternyata dapat membuat kulit menjadi lebih sehat, dimana beberapa diantaranya dapat mengurangi masalah jerawat, melembabkan kulit, mempercepat proses penyembuhan luka, mengatasi kulit kering, mencerahkan kulit dan dapat sebagai anti inflamasi untuk mengurangi rasa gatal.
Karena sifatnya yang dapat langsung dikonsumsi, dan bisa beradaptasi dengan baik sebagai campuran makanan, salah satu contoh produk makanan dan camilan sehat yang dapat diproduksi dengan menggunakan oat adalah Roti Oat.
Roti Oat
Roti oat yang penulis tampilkan di sini adalah jenis roti tawar. Cocok bagi mereka yang maniak roti tawar tapi mencari alternatif yang lebih sehat dan lebih baik.
Apapun bahan yang harus disiapkan :
- Minyak zaitun
- Madu hutan
- Air
- Ragi
- Terigu protein tinggi
- Oat meals instan
- Garam
Berikut adalah cuplikan cara membuat roti tawar oat yang saya ambil dari link youtube Hidupku Sebagai Debbie👇
Jika anda merasa repot dalam pembuatannya, ingin membeli tapi masih sangat jarang toko roti yang menjual roti jenis ini, anda dapat memesannya di sini : QCook & Cakes

Variasi pengolahan oat
Selain dibuat sebagai roti seperti diinfo di atas, oat juga dapat divariasikan pengolahannya agar tidak jenuh dengan penambahan beberapa bahan agar kaya rasa.
Oat dapat disantap dengan paduan bersama madu, susu, kayu manis, chinamon, sayur-sayuran atau buah-buahan. Atau dengan mengkombinasikan dari campuran di atas agar tidak monoton dan membosankan.
Berikut adalah beberapa ide variasi kombinasi dalam penyajian oat :
- Oat corn creamy soup : campuran dengan jagung manis dan susu
- Bubur ayam oat : mencampur bubur ayam biasa dengan oat
- Scramble oat : telur orak-arik dengan campuran oat
- Tim oat ayam : campuran antara nasi tim ayam dengan oat
Oat bikin gemuk?
Karena kandungannya yang kaya serat dan minim lemak jenuh, mengkonsumsi oat dipercaya dapat menurunkan berat badan.
Tapi mengapa pada beberapa kasus setelah rutin mengkonsumsi malah jadi tambah gemuk?
Jika hal ini terjadi pada anda, maka kesalahan yang umum terjadi adalah pada pola variasi konsumsinya. Hal ini dapat dimaklumi karena oat dapat divariasikan dengan berbagai macam jenis makanan.
Alih-alih mau diet, ternyata jumlah asupannya menjadi tidak terkendali.
Berikut beberapa kesalahan yang dapat penulis infokan kenapa mengkonsumsi oat malah menjadi tambah gemuk :
- Porsinya terlalu banyak, melebihi kebutuhan harian.
- Pakai toping yang kurang sehat seperti coklat kacang, kornet atau nugget.
- Mengkonsumsi oatmeal cepat saji yang justru lebih banyak mengandung glukosa.
- Terlalu banyak bahan makanan tambahan.
Ingat! Bukan berarti setelah makan oat anda dapat bebas makan sembarangan. Pilihlah toping yang mendukung program diet anda.
Jika ingin mendapatkan hasil maksimal, sebaiknya mengkonsumsi oat murni dengan dimasak atau dicampur dengan air matang tanpa perlu diberi tambahan macam-macam. Lama-lama anda juga akan terbiasa dengan tekstur dan rasanya yang original.