Roti jenis ini berbeda dengan roti pada umumnya. Roti non gluten menggunakan bahan dasar dari tepung yang tidak mengandung gluten.
Jenis roti ini biasanya berkualitas rendah karena kenampakannya yang kering, remah mudah hancur, bercitarasa buruk dan lebih cepat mengalami proses staling.
Pengertian Gluten
Gluten adalah bentuk campuran tak beraturan dari protein gliadin dan gliterin yang terkandung bersama pati di dalam biji gandum.
Fungsi utama gluten adalah sebagai zat pengembang dalam pembuatan roti dan membuat tekstur adonan menjadi elastis dan kenyal.

Efek elastis, kenyal dan mengembang tersebut dihasilkan ketika tercampur dengan air. Protein gluten akan membentuk jaringan yang lengket dengan konsistensi seperti lem.
Meski demikian, gluten sendiri tergolong komponen yang tidak mengandung nutrisi penting untuk tubuh manusia. Bahkan pada beberapa orang akan menunjukkan gejala alergi jika mengkonsumsi roti yang mengandung gluten.
Gejala alergi ini disebut dengan celiac disease.
Apa itu celiac disease
Bahaya mengkonsumsi roti dengan kandungan gluten memang tidak didapat di rasakan semua orang. Tapi dampak buruk medisnya dapat sangat jelek bagi beberapa yang alergi.
Efek samping mengkonsumsi gluten baru dapat muncul ketika sistem imun tubuh salah mengenali jenis protein ini di dalam usus yang sedang mencerna makanan. Penyakit autoimun ini dikenal dengan istilah celiac disease.

Gluten yang tidak dapat dicerna oleh enzim protease di dalam usus mengakibatkan munculnya asam amino peptida yang ke luar dari usus dan beredar ke seluruh tubuh melalui aliran darah, kemudian memicu respon dari pertahanan tubuh.
Kesalahan respon imun tubuh ini kemudian akan menyerang sistem pencernaan usus halus penderita. Lapisan dinding usus halus akan diserang dan akhirnya usus halus tidak dapat menyerap nutrisi yang dibutuhkan.
Manfaat gluten bagi tubuh
Bagi tubuh yang dapat menerima, ternyata gluten memiliki manfaat baik. Seperti dikutip dari mindbodygreen, manfaat gluten untuk tubuh antara lain :
- Mengurangi resiko keracunan logam berat
- Menurunkan resiko terkena diabetes tipe-2
- Mengurangi kemungkinan terkena penyakit jantung
- Mengurangi resiko terkena kanker kolorekteral
- Menghindari kelebihan kalori

Nasi dan olahan ikan bisa jadi mengandung bahan logam seperti kadmium, arsenik atau merkuri. Protein gluten dapat mengikat logam ini saat proses pencernaan dan membuangnya bersama kotoran.
Resiko terkena diabetes tipe-2 dapat ditekan dengan mengkonsumsi makanan dengan kandungan gluten, ini dikarenakan karbohidrat kompleks yang terkandung, dan memiliki nilai indeks glikemik yang rendah.
Universitas Havard pernah melakukan penelitian terhadap 100.000 orang tentang pola makan mereka selama 25 tahun. 6000 diantaranya mengidap penyakit jantung koroner. Setelah perawatan berkala dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung gluten, terjadi penurunan resiko penyakit jantung sebesar 15%.
Dengan mengkonsumsi sekitar 90 gram makanan yang mengandung gluten secara rutin akan memberikan dampak penurunan resiko terkena kanker kolorekteral sebesar 17%.
Makanan dengan gluten free biasanya lebih banyak mengandung kalori, protein dan gula. Mengkonsumsinya secara berlebih dalam jangka panjang akan memberikan dampak tidak baik. Berbeda dengan makanan yang mengandung gluten, dalam proses pencernaannya membutuhkan waktu lebih lama sehingga dapat membuat perasaan kenyang lebih lama.
Diet gluten
Gejala alergi terhadap gluten bagi seseorang yang sensitif terhadap zat ini baru dirasakan setelah beberapa jam mengkonsumsinya, dan dapat berlangsung selama beberapa hari.
Respon negatif tubuh terhadap gluten bagi penderita yang tidak sengaja mengkonsumsinya dapat mengakibatkan kerusakan pada jaringan usus. Dan hal ini dapat menyebabkan gangguan penyerapan nutrisi ke dalam tubuh.

Kondisi yang paling sering ditimbulkan bagi mereka yang sensitif terhadap gluten adalah kelelahan, mual, perut kembung, bisul di mulut dan penurunan berat badan.
Bagi mereka yang intoleran terhadap zat ini sebaiknya melakukan diet gluten.
Penderita dengan kondisi sensitif terhadap gluten tidak banyak mempunyai banyak pilihan jenis makanan. Tapi dengan kretifitas sedikit mereka masih dapat mengkonsumsi makanan dan camilan sehat berupa produk olahan roti non gluten.
Roti Non-Gluten
Roti bebas gluten dapat menjadi sumber energi bagi para penderita celiac desease yang secara permanen intoleran terhadap protein gliadin dan gluterin.
Hanya dikarenakan roti yang tidak mengandung gluten memiliki karakteristik yang buruk, untuk itu dibutuhkan bahan dasar yang baik pengganti fungsi gluten, tetapi masih memiliki karakteristik mirip dengan gluten.

Beberapa jenis tepung bebas gluten yang dapat digunakan untuk membuat roti jenis ini adalah :
- Tepung beras,
- Maizena atau tepung jagung,
- Tepung kedelai,
- Tepung mocaf, dan
- Kentang.
Ada juga substitusi lainnya seperti tepung cempedak, tepung kedelai, tepung psyllium dan tepung oat.
Cara pembuatan roti bebas gluten
Adapun bahan-bahan yang digunakan antara lain :
- Tepung beras coklat,
- Tepung tapioka,
- Maizena,
- Xanthan gum,
- Air,
- Gula,
- Ragi,
- Baking power,
- garam
- Butter,
- Cuka, dan
- Telur
Proses pembuatannya dapat dilihat pada link video dari GlutenFreeHabit di bawah ini๐
Dalam praktek pembuatan roti seperti di atas dengan penggunaan xanthan gum, kadang pada beberapa orang suka menimbulkan sakit perut dan diare.
Sebagai pengganti xanthan gum dapat digunakan campuran chia seed dan flaxseed yang sudah dihaluskan. Campuran ini akan lebih ramah dan nyaman diperut tanpa menimbulkan rasa tidak nyaman setelah mengkonsumsinya.
Jika anda merasa repot dalam pembuatannya, ingin membeli tapi masih sangat jarang toko roti yang menjual roti jenis ini, anda dapat memesannya di sini : QCook & Cakes
Bolehkan diet gluten free bagi orang normal?
Bagi orang normal melakukan diet gluten free kurang dianjurkan, karena jenis makanan yang dapat dikonsumsi menjadi sangat terbatas.
Nutrisi pada makanan yang gluten free biasanya tidak lengkap. Ditakutkan jika anda menjalaninya akan kekurangan nutrisi (vitamin, mineral dan serat).
Jika ingin tetap menjalankan diet gluten free dianjurkan untuk mengkonsumsi suplemen tambahan untuk menutup kekurangan yang ada agar tidak terjadi defesiasi nutrisi.
Pastikan melakukan konsultasi dengan ahli gizi anda sebelum melakukan diet gluten free untuk mendapatkan hasil yang terbaik.
11 alternatif jenis produk gluten free
Banyak makanan dibuat dengan bahan yang mengandung gluten. Berikut adalah 11 alternatif produk gluten free yang dapat dikonsumsi :
1. Yogurt Merupakan produk olahan susu, memiliki kandungan bakteri baik yang membantu memecah makanan untuk mempermudah tubuh menyerap nutrisi, dan melancarkan sistem pencernaan. 2. Jagung Semua jagung murni adalah bebas gluten. Terkecuali anda membeli bentuk hasil olahannya, pastikan kandungan yang tertera mencantumkan bebas gluten. Karena banyak hasil olahan makanan dari jagung ditambahkan bahan yang mengandung gluten. 3. Beras Baik beras putih, beras merah, beras ketan ataupun beras liar, terlepas dari namanya bebas gluten. Beras adalah salah satu biji-bijian yang paling populer dikonsumsi bagi penderita celiac. Banyak makanan hasil olahan dibuat dengan bahan dasar beras. 4. Quinoa Adalah biji-bijian padat nutrisi bebas gluten yang memberikan jumlah antioksidan tinggi dibanding jenis bijian lain, memiliki protein lengkap, vitamin dan mineral. 5. Kentang Kentang merupakan produk bebas gluten. Hanya jika anda mengkonsumsinya dalam produk olahan matang diluar, atau mengolahnya sendiri, pastikan olahannya tidak tercampur dengan produk lain yang mengandung gluten, karena ini akan sangat berpengaruh terhadap mereka yang sensitif terutama penderita celiac. Saus atau toping dari produk hasil olahan kentang bisa saja mengandung gluten. Jadi pastikan dan tanyakan untuk keamanannya. 6. Daging Semua daging bebas gluten, seperti potongan daging segar dari sapi, unggas, kelinci, domba, ikan atau seafood. Namun perlu hati-hati dengan bumbu atau kaldunya. Tanya dan pastikan kandungan apa saja yang tercetak pada label bumbu atau kaldunya, jangan sampai ada campuran yang mengandung gluten. 7. Kacang Kacang murni seperti kacang hitam dan kacang pinto adalah produk bebas gluten, sumber protein, serat dan vitamin yang baik. Kacang hitam mengandung flovanoid yang tinggi, sebagai antioksidan kuat berupa antosianin dan mengandung omega โฆ 3. Sedangkan kacang pinto kaya akan serat yang tidak larut, berguna mencegah sembelit. 8. Susu Sapi Semua susu sapi bebas gluten. Tapi jika anda membeli hasil olahan, pastikan kandungan yang tertera pada kemasannya. Pastikan tidak mengandung gluten. Hindari susu malt, karena terbuat dengan campuran gandum yang memiliki kandungan gluten. 9. Oat Secara teknis oat murni masih mengandung gluten walau sangat kecil, yaitu hanya 20โฐ, sehingga dikategorikan sebagai produk bebas gluten. Saat membeli atau mengkonsumsinya, pastikan produknya tercetak bebas gluten. Karena walau hanya sangat kecil, bagi mereka yang sangat sensitif tetap akan berpengaruh. 10. Minyak Goreng Contoh minyak bebas gluten adalah minyak kanola, minyak bunga matahari, minyak zaitun dan minyak sayur. Perlu diperhatikan walau yang digunakan minyak bebas gluten, saat proses pengolahan dengan bahan lain wajib dicek kandungannya apakah free gluten juga atau tidak, untuk menghindari potensi terjadinya pencampuran selama proses memasak. 11. Cuka Cuka murni adalah produk yang bebas gluten. Berbeda dengan cuka yang beraroma atau yang sudah dibumbui, karena produk ini bisa jadi mengandung gluten seperti cuka malt yang diproduksi dengan campuran gandum.